Insinyur Microsoft Eric Engstrom Meninggal pada Usia 55 Tahun

Insinyur Microsoft Eric Engstrom Meninggal pada Usia 55 Tahun

WASHINGTON semrawut Industri gaming baru saja kehilangan salah satu tokoh yang paling berpengaruh. The Wall Street Journal melaporkan, bahwa insinyur Microsoft , Eric Engstrom, tutup usia pada 1 Desember 2020 morat-marit, di usia 55 tahun karena penyakit komplikasi.

Ia bersama Alex St. John dan Craig Eisler, berperan di dalam mengembangkan DirectX, sebuah program yang dijalankan untuk Windows, dan menjelma pendukung dirakitnya Xbox.

St. John mengajak Engstrom sejak 1994, untuk membantu menyusun game dengan sistem operasi Windows 95. Pada saat itu, pengembang game lebih menyukai overhead rendah serta kontrol DOS lebih besar, dibandingkan yang ditawarkan Windows 3. satu.

Bac Juga:   iOS Dukung Streaming Game Xbox pada Tahun 2021

Selain mengerjakan proyek tersebut, Engstrom juga membantu St. John mengadvokasi platform DirectX, sekalipun saat itu kurang mendapat dukungan dari Microsoft.

Baca Juga:   Beredar Bocoran Tanggal Rilis Game Far Cry 6, Kapan Ya?

Melansir dari Engadget di Senin (14/12/2020), meskipun pengembangannya pas lama, tetapi DirectX berhasil mendaulat Windows sebagai platform andalan buat game di PC. Selain tersebut, juga menjadi dasar dari pengembangan Xbox dan varian Windows CE, serta mendukung Sega Dreamcast.

Tetapi, itu bukanlah tunggal kontribusi Engstrom. Dia juga berpartisipasi dalam pengembangan awal ponsel, melalaikan start up Wildseed. Dia pula berperan pada Windows Mobile, serta iklan untuk layanan daring Microsoft.

(saz)